IG Post - Logo ACEH HIJAU

Banda Aceh, 14 November 2024 – Yayasan Aceh Hijau bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Santri sebagai Pelopor Dayah di Dayah Markaz Al-Ishlah Al Aziziyah, Banda Aceh, pada Kamis, 14 November 2024. Agenda ini bertujuan membekali santri dengan pengetahuan dan keterampilan yang mendukung peran mereka sebagai agen perubahan di lingkungan dayah, khususnya dalam program Dayah Ramah Anak. Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan, pengurus, serta para santri dan santriwati dayah.

Direktur Yayasan Aceh Hijau, Syarifah Marlina Almazhir, dalam sambutannya menyampaikan, “Kegiatan hari ini bertujuan memberikan sosialisasi dan orientasi terkait semangat mendukung dayah atau pesantren ramah anak, sekaligus sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang cara bekerja lebih baik dengan anak dan remaja. Remaja merupakan usia yang memiliki keunikan tersendiri yang perlu kita pahami. Jika sekolah memberikan pendidikan, maka dayah juga memberikan pengasuhan. Oleh karena itu, dayah atau pesantren mengemban tanggung jawab yang lebih besar.”

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, H. Salman, S.Pd., M.Ag., menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi Yayasan Aceh Hijau yang telah memfasilitasi kegiatan sosialisasi ini. Santri Dayah Markaz Al-Ishlah Al Aziziyah diharapkan dapat menjadi pelopor santri ramah anak di masa depan untuk generasi yang lebih baik.”

Pimpinan Dayah Markaz Al-Ishlah Al Aziziyah, diwakili oleh Waled Husein Almahdani selaku Wakil Direktur, juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Aceh Hijau dan Kemenag atas inisiatif ini. Beliau menyampaikan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak kami di dayah ini mendapatkan perhatian yang sama seperti sekolah-sekolah lainnya. Dengan menteri baru saat ini, kami mengharapkan adanya kebijakan yang lebih baik di masa depan,” ungkap beliau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *