Banda Aceh, 13 Maret 2024 - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap sanitasi yang aman, Yayasan Aceh Hijau (YAHijau) bersama UNICEF, dalam kerjasama program Penguatan Lingkungan Pendukung untuk Peningkatan Sektor Air, Sanitasi, dan Higiene (WASH) di Provinsi Aceh (Program SEE4WASH), menyelenggarakan Kegiatan Workshop Diseminasi Roadmap Sanitasi Aman Kota Banda Aceh 2025-2030 di kantor Bappeda Kota Banda Aceh pada Selasa, 13 Maret 2024.
Kegiatan Ini melibatkan anggota Pokja PKP Kota Banda Aceh diantaranya BAPPEDA, PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DLHK3, Disdikbud, PerKim, perwakilan FST UIN Ar-Raniry, Forum PKP Kota Banda Aceh, BPPW Aceh, UNICEF dan YAHijau. Kegiatan ini ditujukan untuk melakukan diseminasi dokumen RSA Kota Banda Aceh 2025-2030 yang telah selesai disusun serta mendukung dan memperkuat kapasitas Pokja PKP Kota Banda Aceh dalam melakukan perencanaan & pelaksanaan pembangunan Sanitasi Aman yang menjadi rujukan dalam penetapan target pembangunan Sanitasi Aman di Kota Banda Aceh.
Selaku Project Manager program SEE4WASH, Herawati, mengungkapkan kegiatan terkait Sanitasi Aman pada program kemitraan SEE4WASH telah dilaksanakan sejak tahun 2022 yang diawali dengan gerakan “Banda Aceh Menuju Sanitasi Aman” yang dilaunching oleh PJ Walikota Banda Aceh. Beliau juga mengatakan bahwa dalam diseminasi ini, peserta akan diberi ruang & waktu untuk memberikan masukan dan saran untuk lebih menyempurnakan dokumen Roadmap Sanitasi Aman yang telah disusun. Diharapkan bahwa nantinya dokumen Roadmap Sanitasi Aman ini menjadi dokumen yang digunakan sebagai rujukan dan peta jalan yang bermanfaat untuk membawa Banda Aceh menuju Kota dengan Sanitasi Aman di Provinsi Aceh.
“Pada kegiatan diseminasi ini, kami mengundang seluruh peserta untuk memberi masukan untuk menyempurnakan dokumen ini. Semoga dokumen ini menjadi dokumen yang bermanfaat dan membawa Banda Aceh menuju Kota dengan Sanitasi Aman,” ujar Hera.
Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kota Banda Aceh, Rosdi ST. M.Si menyatakan urgensi penyusunan dokumen roadmap dalam pembangunan dan menyampaikan apresiasinya terhadap lokakarya diseminasi ini.
“Kami merasa perlu menyusun dokumen untuk memberikan arah pembangunan Sanitasi Aman yang strategis dan tepat sasaran. Mewakili Bappeda kota Banda Aceh, kami mengapresiasi lokakarya diseminasi penyusunan dokumen Roadmap Sanitasi Aman dan mengharapkan peserta dapat memberikan masukan. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi amal ibadah yang diterima oleh Allah SWT,” kata Rosdi.Sesi workshop ini mengadopsi metode pemaparan, diskusi dan tanya jawab. Pada penghujung kegiatan, seluruh peserta menyepakati Roadmap Sanitasi Aman akan menyesuaikan RPJMD dengan rentang 5 tahun yaitu 2025-2029.
