IG Post - Logo ACEH HIJAU

Data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan bahwa hanya 11,43% sekolah di Indonesia memiliki toilet terpisah dan berfungsi baik. Hal ini berpotensi memengaruhi kesehatan siswa, terutama bagi remaja putri yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan menstruasi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kehadiran anak pada sekolah dengan kondisi sanitasi yang baik jauh lebih tinggi daripada sekolah dengan kondisi sanitasi yang tidak baik. 1 dari 6 anak perempuan tidak hadir ke sekolah pada saat mengalami menstruasi, karena tidak ada fasilitas pendukung untuk Manajemen Kesehatan Menstruasi (MKM) yang baik, nyaman dan aman. 

Menanggapi hal tersebut, UNICEF melalui Yayasan Aceh Hijau (YAHijau) melaksanakan kegiatan Penguatan Sektor Air, Sanitasi dan Higiene dalam Mendorong Promosi Kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Kabupaten Pidie yang berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2024 di SD Negeri 2 Kota Bakti dan Sabtu, 4 Oktober 2024 di SD Negeri Pante Kulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kemitraan UNICEF - Yayasan Aceh Hijau untuk sektor WASH di tahun 2024 dengan mendukung Pemerintah Aceh untuk meningkatkan akses layanan WASH di Sekolah melalui penguatan kapasitas di sektor WASH dan Pilot Project WASH in School (WinS)  di Kabupaten Pidie.

Agenda ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman warga sekolah mengenai dampak akses terhadap air bersih dan sanitasi terhadap kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi peserta tentang pentingnya mengonsumsi makanan dan air minum yang sehat, serta menerapkan praktik mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Peserta kegiatan meliputi siswa, guru, dan staf dari puskesmas setempat. Siswa dan guru  terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif, termasuk sosialisasi, sesi tanya jawab, dan kuis yang dipandu oleh tim Yayasan Aceh Hijau dan tenaga kesehatan dari puskesmas. Melalui pendekatan ini, diharapkan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya sanitasi dan kesehatan dapat meningkat secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *